Jumat, 09 Desember 2011

KONSEP OPERASIONAL BMT

TEORI DASAR KE-BMT-AN

BMT Identik dengan: KOPERASI JASA KEUANGAN SYARI’AH
Usaha : Maal dan Tamwil

MAAL Kegiatan pengumpulan ZIS dan wakaf serta penyalurannya

TAMWIL :
Kegiatan Pembiayaan : 1. Pengumpulan Tabungan Simpanan 2. Distribusi Pembiayaan Piutang Qardh
<
br /> TABUNGAN/ SIMPANAN : Dana yang dipercayakan kepada BMT selama waktu tertentu (Simpanan Berjangka) atau tanpa waktu tertentu (Tabungan).
Simpanan Wadiah Yad Dhamanah Simpanan Mudharabah Al-Muthalaqah Simpanan Mudharabah Berjangka

PEMBIAYAAN Penyediaan dana untuk investasi atau permodalan dari BMT sebagai Sahibul maal kepada 1. Mudharib
2. Mudharabah
3. Istisna
4. Musyarakah
5. Ijarah
6. Murabahah
7. Qardh Salam

CIRI - CIRI EKONOMI BERDASARKAN PRINSIP SYARIAH
Berdasarkan prinsip syariah Implementasi prinsip ekonomi Islam dengan ciri :
1. Pelarangan riba dalam berbagai bentuknya
2. Tidak mengenal konsep “time value of money”
3. Uang sebagai alat tukar bukan komoditi yang diperdagangkan
4. Beroperasi atas dasar bagi hasil
5. Kegiatan usaha untuk memperoleh imbalan atas jasa
6. Tidak menggunakan “bunga” sebagai alat untuk memperoleh pendapatan
7. Azas utama kemitraan, keadilan, transparasi dan universal 8. Tidak membedakan secara tegas sektor moneter dan sektor riil  dapat melakukan transaksi – transaksi sektor riil.

ASPEK SYARIAH
1. Tidak mengandung unsur kedzaliman
2. Bukan riba
3. Tidak membahayakan pihak sendiri atau pihak lain
4. Tidak ada penipuan (gharar)
5. Tidak mengandung materi – materi yang diharamkan
6. Tidak mengandung unsur judi ( maisyir )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.